
"Mikirin polisi ruwet, pusing saya," kata Hasyim usai peluncuran buku bertajuk 'Sejuta Hati untuk Gus Dur' karya Damien Dematra di kantor PBNU Jl Kramat Raya, Jakarta, Jumat (8/1/2009).
Hasyim justru lebih banyak berbicara mengenai pemikiran Gus Dur yang perlu dijelaskan lebih detail. Menurutnya, setelah Gus Dur melontarkan suatu pemikiran, dia tidak akan menjelaskan lagi. "Saya kira perlu interpretasi dan dirapikan framenya," imbuhnya.
Disitulah menurut ketua PBNU ini masyarakat perlu teliti, agar tidak ada ganjalan dalam memahami pemikiran itu. "Sekarang yang mengerti adalah orang yang pemikir, atau orang-orang yang bisa melihat kepentingan dirinya dan orang lain," ujar Hasyim.
sumber: www.detiknews.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar